sungai-purba-badangkaia-saksi-bisu-berkembangnya-peradaban-megalit-lembah-bada

Sungai Purba Badangkaia, Saksi Bisu Berkembangnya Peradaban Megalit Lembah Bada

 14 Agustus 2025 |   Administrator | Seputaran Kecamatan Lore Selatan

Menyusuri sungai purba Badangkaia di Desa Badangkaia Kecamatan Lore Selatan – Kabupaten Poso, kita tak hanya menyaksikan arus sungai berkejaran menuju muara. Sungai ini adalah saksi panjang yang mengalirkan jejak waktu, saksi perubahan bentang alam dan saksi transformasi peradaban manusia di Lembah Bada hingga saat ini.

Tim Ekspedisi Geopark Poso, mendatangi sungai purba yang menjadi salah satu yang direkomendasikan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM. Kabupaten Poso memiliki 24 warisan geologi Poso, empat di antaranya terdapat di Lembah Bada yang tersebar di tiga desa di tiga kecamatan. Lembah Bada terbentuk di antara pegunungan yang tersusun oleh batuan intrusi granit dan Formasi Latimojong lalu diisi oleh endapan alluvial dan fluvial dan menjadi tempat peradaban megalit berkembang di Lembah Bada.

Ahli Geologi Universitas Teknologi Nanyang Singapura, Dr Abang Mansyursyah Surya Nugroho, menjelaskan, pada situs sungai purba Badangkaia terdapat singkapan perlapisan horizontal batupasir dan batulempung dengan ketebalan hingga 30 meter di pinggir Sungai Malei. Menurut Abang, erosi dan bentukan channel pada batu pasir serta kehadiran fragmen karbon sisa tumbuhan pada batulempung mengindikasikan lingkungan pengendapan sungai. Singkapan batuan ini menurut dia, diperkirakan sebagai unit termuda dari Molasa Sulawesi yang diendapkan pada lingkungan darat yang dilalui oleh Sungai Purba pada kala Kuarter.

Menyusuri sungai purba Badangkaia di Desa Badangkaia Kecamatan Lore Selatan – Kabupaten Poso, kita tak hanya menyaksikan arus sungai berkejaran menuju muara. Sungai ini adalah saksi panjang yang mengalirkan jejak waktu, saksi perubahan bentang alam dan saksi transformasi peradaban manusia di Lembah Bada hingga saat ini.

Tim Ekspedisi Geopark Poso, mendatangi sungai purba yang menjadi salah satu yang direkomendasikan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM. Kabupaten Poso memiliki 24 warisan geologi Poso, empat di antaranya terdapat di Lembah Bada yang tersebar di tiga desa di tiga kecamatan. Lembah Bada terbentuk di antara pegunungan yang tersusun oleh batuan intrusi granit dan Formasi Latimojong lalu diisi oleh endapan alluvial dan fluvial dan menjadi tempat peradaban megalit berkembang di Lembah Bada.

Ahli Geologi Universitas Teknologi Nanyang Singapura, Dr Abang Mansyursyah Surya Nugroho, menjelaskan, pada situs sungai purba Badangkaia terdapat singkapan perlapisan horizontal batupasir dan batulempung dengan ketebalan hingga 30 meter di pinggir Sungai Malei. Menurut Abang, erosi dan bentukan channel pada batu pasir serta kehadiran fragmen karbon sisa tumbuhan pada batulempung mengindikasikan lingkungan pengendapan sungai. Singkapan batuan ini menurut dia, diperkirakan sebagai unit termuda dari Molasa Sulawesi yang diendapkan pada lingkungan darat yang dilalui oleh Sungai Purba pada kala Kuarter.

Kunjungan terakhir di Lemba Bada adalah di mata air panas Lengkeka Kecamatan Lore Barat. Di sini terdapat Granit Kambuno. Berdasarkan penentuan umur melalui zirkon, Granit Kambuno memiliki kisaran umur 5 – 8 Juta tahun yang lalu. Kehadiran mata air panas Lengkeka menjadi bukti adanya sumber panas dari intrusi granit yang masih menyimpan panas di bawah permukan karena ukurannya yang besar. Lebih jauh ia mengatakan, intrusi granit berasal dari tubuh besar magma yang menerobos lapisan bumi. Kemudian mendingin dan mengeras mendekati permukaan bumi. Air hujan dan air tanah yang meresap ke dalam lapisan batuan dan tanah melalui celah dan retakan menjadi panas ketika menyentuh tubuh intrusi granit. Selanjutnya, air yang dipanaskan menjadi ringan dan menjadi uap naik kembali ke permukaan melalui retakan dan jalur sesar. ‘’Saat naik, air melarutkan mineral dari batuan di sekitarnya, sering kali membentuk mata air panas yang kaya mineral. Ketika air panas mencapai permukaan, air tersebut muncul sebagai mata air panas,’’ pungkas Abang rinci.


    Tidak ada komentar...

ROBERT TUNGKA, SH
Camat Lore Selatan

SIKEMA

Kirim Keluhan

Lacak Keluhan Anda!

KELUHAN TERJAWAB

AGENDA KEGIATAN


  • Event tidak tersedia.

ROBERT TUNGKA, SH
Camat

ARDIANTO DJEDJE, S.Pd
Sekretaris

Indira Toii
Kasubag Umum dan Kepegawaian

Adrian Telao
Kasubag Keuangan dan Perlengkapan

Ayudiana WF Marola, S.Psi
Kasi Ekonomi Pembangunan

Iwan Tobenu, ST.
Kasi Data dan Statistik

Hendrik Wengkau, S.Kom
Kasi Pemerintahan

PENGUNJUNG